Kamis, 03 Mei 2012

Pertamina Salurkan BBM Diatas Normal Untuk Bengkulu Berkordinasi Dengan Pemkot dan DPRD Propinsi


Pertamina Salurkan BBM Diatas Normal Untuk Bengkulu
Berkordinasi Dengan Pemkot dan DPRD Propinsi



Seiring dengan maraknya pemberitaan di media massa mengenai kesulitan masyarakat dalam mendapatkan BBM Bersubsidi, hal ini menjadi perhatian dan fokus dari Pertamina khususnya Pertamina Fuel Retail Marketing Region II Sumbagsel terhadap penugasan Pertamina oleh negara untuk mendistribusikan BBM Bersubsidi di wilayahnya.
Kebijakan Pemerintah perihal penentuan besaran Kuota BBM Bersubsidi untuk Tahun 2012 ini secara langsung maupun tidak langsung juga berpengaruh kepada PT PERTAMINA (PERSERO) dan khususnya Pertamina Fuel Retail Marketing Region II Sumbagsel yang bertugas mendistribusikan BBM Bersubsidi khususnya di Propinsi Bengkulu.
Untuk mengantisipasi terjadinya Panic Buying dan Konsumsi BBM Bersubsidi yang berlebihan dan terjadinya penyelewengan BBM Bersubsidi, dengan ini kami sampaikan kondisi terkini terkait penyaluran BBM di Propinsi Bengkulu sekaligus sebagai tanggapan dan klarifikasi resmi terhadap Pemberitaan di Media Massa.

Kuota BBM Bersubsidi Tahun 2012 Untuk Propinsi Bengkulu

Berdasarkan Surat Keputusan yang diterbitkan oleh BPH Migas untuk Pertamina yaitu Surat Keputusan Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi Nomor : 001/PSO/BPH MIGAS/KOM/2012 Tentang Penetapan Kuota Volume Jenis Bahan Bakar Tertentu Per Kabupaten/Kota Yang Didistribusikan Oleh PT PERTAMINA (PERSERO) Tahun 2012, maka Pertamina ditugaskan oleh Pemerintah untuk menyalurkan BBM Bersubsidi di 5(lima) wilayah kerjanya termasuk Propinsi Bengkulu. Adapun berdasarkan surat tersebut, Kuota BBM Bersubsidi Tahun 2012 adalah sebagai berikut :

Kuota BBM Bersubsidi
Tahun 2012
Tahun 2011
Premium
Solar
Premium
Solar
Propinsi Bengkulu
183.457 KL
81.703 KL
183.417 KL
75.546 KL

Catatan :
Secara angka kuota bbm bersubsidi, maka untuk Propinsi Bengkulu kurang lebih sama jumlahnya untuk jenis bbm premium dan mengalami penambahan untuk jenis bbm solar apabila dibandingkan dengan kuota di tahun 2011.
Pertamina Salurkan BBM Bersubsidi Diatas Normal

Berdasarkan kuota yang telah ditentukan tersebut, maka Pertamina kemudian menyalurkannya kepada masyarakat sesuai dengan rasio ketersediaan kuota bbm bersubsidi untuk masyarakat Propinsi Bengkulu agar mencukupi dan tidak terjadi over kuota sampai dengan akhir tahun 2012. Saat ini dengan melihat penyaluran yang telah dilaksanakan oleh Pertamina sampai dengan Bulan April 2012, maka dapat kami sampaikan sebagai berikut :

Kuota BBM Bersubsidi
Kuota Tahun
2012
Realisasi
Jan-April 2012
Over Kuota
Premium
Solar
Premium
Solar
Premium
Solar
Propinsi Bengkulu
183.457
81.703
69.730
29.854
15%
11%
* Angka Dalam Ukuran Kilo Liter (KL)

Pertamina akan melakukan penyesuaian alokasi BBM Bersubsidi untuk wilayah Propinsi Bengkulu sesuai dengan kuota masing-masing daerah (per kabupaten / kota) untuk mencegah penyaluran BBM Bersubsidi tidak melampaui kuota yang ditetapkan dalam APBN-P 2012.

Untuk pengawasan terhadap penyaluran BBM Bersubsidi, Pertamina menyerahkan kepada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi yang berwenang melakukan pengawasan.

Pertamina Berkordinasi Dengan Pemerintah Kota Bengkulu dan DPRD Propinsi Bengkulu Dalam Rangka Pendistribusian BBM Bersubsidi Yang Tepat Sasaran

Saat ini Pertamina telah melakukan langkah-langkah proaktif yang diperlukan untuk berkordinasi dengan pihak terkait untuk dapat mensosialisasikan “Penghematan BBM Bersubsidi” dan mewujudkan Pendistribusian BBM Bersubsidi yang tepat sasaran.

Pada Hari Senin, Tanggal 30 April 2012, Pertamina telah berkordinasi dengan Pemerintah Kota Bengkulu untuk mensepakati langkah-langkah strategis yang akan dilaksanakan antara lain :
1.    Pemerintah Kota Bengkulu akan menerbitkan Surat Edaran perihal Pembatasan Pembelian BBM di SPBU, baik untuk kendaraan pribadi, truck, maupun sepeda motor agar penyaluran BBM di SPBU lebih merata dan stok BBM tidak cepat habis.
2.    Akan dibentuk Tim Terpadu untuk melakukan penertiban terhadap Pedagang Eceran yang saat ini masih marak di wilayah Propinsi Bengkulu.
3.    Secara Umum ketersediaan BBM Bersubsidi di wilayah Bengkulu dalam keadaan aman dan cukup. Yang perlu diperhatikan adalah masih adanya oknum yang membeli BBM Bersubsidi di SPBU kemudian menjualnya kembali dalam bentuk eceran dan dengan harga tinggi.

Pada Hari Selasa, Tanggal 01 Mei 2012, Pertamina telah berkordinasi dengan DPRD Propinsi Bengkulu dengan hasil kesepakatan sebagai berikut :
1.    DPRD Propinsi Bengkulu akan mengirimkan surat kepada BPH MIGAS untuk Permintaan Penambahan Kuota.
2.    Pertamina transparan dan terbuka dalam pelaksanaan Pendistribusian BBM Bersubsidi di wilayah Propinsi Bengkulu.
3.    Pertamina menambah pasokan BBM ke SPBU untuk mengurangi dan meminimalisir terjadinya antrean BBM di SPBU sesuai dengan permintaan DPRD Propinsi Bengkulu.
4.    DPRD Propinsi Bengkulu mendukung penuh Pertamina untuk memberikan pembinaan maupun sanksi kepada SPBU “Nakal”.

Kondisi alam juga turut menjadi perhatian Pertamina dalam secara rutin merencanakan penyaluran BBM Bersubsidi ke SPBU yang tersebar di wilayah Propinsi Bengkulu, sebagai contoh pada hari rabu, 02.05.2012 telah terjadi longsor di Jalan Lintas Bengkulu-Kepahiang yang kemudian memutuskan akses jalan dan jalur transportasi yang juga digunakan oleh Mobil Tanki untuk menyalurkan BBM, sehingga Pertamina senantiasa siap dengan kontigensi plan dalam rangka penyaluran BBM Bersubsidi.

Demikian gambaran sekilas mengenai kondisi penyaluran BBM di Propinsi Bengkulu. Dapat disimpulkan bahwa penyaluran yang dilakukan oleh Pertamina disesuaikan dengan kuota yang telah ditetapkan Pemerintah.
Koordinasi juga senantiasa dilaksanakan oleh Pertamina terhadap Pemerintah Daerah setempat, Kepolisian, serta Hiswana Migas di masing-masing wilayah, guna menghindari terjadinya rush serta penimbunan BBM.

Bersamaan dengan ini Pertamina kembali menghimbau dan mengajak seluruh lapisan masyarakat dan instansi terkait untuk dapat bekerja sama menciptakan kondisi yang kondusif sehingga tidak terjadi panic buying, dapat kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut :
1.    Kondisi pasokan BBM Bersubsidi dalam kondisi aman dan cukup.  Masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebih sehingga pendistribusian BBM akan senantiasa berjalan kondusif.
2.    Masyarakat dihimbau untuk tidak segan-segan dan segera melaporkan adanya tindak penyelewengan BBM (penimbunan, pengerit/pengecer BBM) kepada kepolisian setempat karena aksi tersebut, selain merugikan konsumen lain juga dapat menimbulkan resiko terhadap keselamatan diri dan lingkungannya terkait dengan resiko kebakaran dengan korban harta benda maupun korban jiwa.
3.    PT Pertamina (PERSERO) juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk memperluas operasi penegakan hukum terhadap pelaku penyelewengan BBM bersubsidi (Penimbunan, Pengecer, maupun Penyelundupan BBM)
4.    PT Pertamina (PERSERO) hanya akan memasok BBM sesuai dengan kuota yang dimiliki setiap daerah dengan mekanisme penjadwalan agar Kuota BBM Bersubsidi tetap dapat disalurkan sampai dengan akhir tahun 2012 nantinya.
5.    Melalui Sistem Manajemen Stok SPBU (MS2), Pertamina melakukan monitoring ketersediaan stok BBM di setiap SPBU untuk memonitor penyaluran BBM Bersubsidi dan mengantisipasi konsumsi BBM yang melebihi kondisi normal akibat distribusi yang tidak tepat sasaran.
6.    Apabila masyarakat mengetahui terjadinya penyelewengan BBM Bersubsidi agar segera melaporkan kepada Pihak yang Berwajib yaitu Kepolisian, atau Pemerintah Daerah melalui Dinas terkait. Masyarakat juga dapat memberikan informasi maupun pelaporan tindakan penyelewengan BBM Bersubsidi tersebut kepada Pertamina melalui Pertamina Contact Center yang berada di Kantor Pusat Jakarta :
·         Via Telp 500000 (Diawali Kode Area Setempat / Kode Area Bengkulu).
·         Via SMS ke nomor 021-71113000
·         Via Facsimile ke nomor 021-71113000, dan
·         Via Email ke alamat : pcc@pertamina.com

Demikian kami sampaikan informasi dan tanggapan dari PT PERTAMINA (PERSERO) Fuel Retail Marketing Region II sekaligus sebagai klarifikasi resmi dari kami atas pemberitaan seperti tersebut diatas. Terima Kasih.


PT PERTAMINA (PERSERO)
Fuel Retail Marketing Region II Sumbagsel
Asisten Manajer External Relation


Roberth MV
###
PT Pertamina (Persero) adalah badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang penambangan minyak dan gas bumi (migas) di Indonesia. Saat ini, Pertamina berkomitmen mendorong proses transformasi internal dan pengembangan yang berkelanjutan guna mencapai standar internasional dalam pelaksanaan operasional dan tatakelola lingkungan yang lebih baik, serta  peningkatan kinerja perusahaan sebagai sasaran bersama. Sebagai perusahaan migas nasional, Pertamina berkomitmen untuk mewujudkan keseimbangan antara pencapaian keuntungan perusahaan dengan kualitas pelayanan publik. Dengan 52 tahun pengalaman menghadapi tantangan di lingkungan geologi Indonesia, Pertamina merupakan perintis pengembangan usaha gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG). Lingkup usaha Pertamina termasuk dalam melakukan eksplorasi dan produksi migas; pengolahan kilang minyak, manufaktur dan pemasaran produk-produk energi dan petrokimia; pengembangan BBM nabati, tenaga panas bumi dan sumber-sumber energi alternatif lain. Kegiatan operasi dan fasilitas infrastruktur Pertamina tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Pertamina melayani kebutuhan energi bagi lebih dari 220 juta rakyat Indonesia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar