Senin, 09 Juni 2014

AMANKAN BULAN SUCI RAMADHAN 1435 H PERTAMINA TAMBAH PASOKAN LPG DAN SIAPKAN BBM UNTUK MASYARAKAT

AMANKAN BULAN SUCI RAMADHAN 1435 H PERTAMINA TAMBAH PASOKAN LPG DAN SIAPKAN BBM UNTUK MASYARAKAT Menanggapi kondisi dan situasi saat ini menyambut Bulan Suci Ramadhan, berikut kami sampaikan Press Realease Pertamina untuk memberikan informasi dan kenyamanan kepada Masyarakat perihal Ketersediaan Stok dan Pasokan Khususnya LPG 3 Kg, masyarakat tidak khawatir dan diresahkan dengan opini yg negatif adanya kelangkaan LPG dan tingginya Harga Jual LPG. Kami sampaikan juga sekilas perihal Stok dan Pasokan BBM dalam rangka Menyambut Bulan Suci Ramadhan. Pertamina menyediakan dan mendistribusikan LPG dan BBM dengan penambahan pasokan serta akan memberikan pembinaan yang tegas kepada Lembaga Penyalur LPG dan BBM yang melakukan Penyelewengan dan Merugikan Masyarakat. Semarang (09/6) – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Jawa Bagian Tengah yang melingkupi wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta berkomitmen untuk mengamankan pasokan LPG dan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa Ramadan 1435 H di tahun 2014.   General Manager Pertamina Marketing Operation Reg IV Jateng & DIY Subagjo Hari Moeljanto menyampaikan estimasi permintaan masyarakat akan LPG dan BBM di wilayah Jateng & DIY, khususnya LPG 3 Kg, dan BBM Bersubsidi diperkirakan akan meningkat. Sebagai contoh, permintaan terhadap LPG 3 Kg telah dicanangkan penambahan sebesar 6% diawal bulan suci Ramadhan dan penambahan sebesar 12% selama Hari Raya Idul Fitri dari rata-rata penyaluran harian normal karena meningkatnya aktivitas masyarakat di bulan puasa.   “Terkait dengan proyeksi permintaan LPG dan BBM masyarakat selama masa puasa tahun 2014, Pertamina telah melakukan berbagai inisiatif guna mengamankan pasokan kepada masyarakat. Berkaca dari data tahun-tahun sebelumnya, Pertamina akan menyiapkan tambahan stock untuk LPG 3 Kg maupun BBM mengingat aktivitas masyarakat dipastikan meningkat pada saat awal, pertengahan hingga memasuki musim mudik dan akhir Ramadan. Selain itu Pertamina juga akan membentuk Tim Satgas untuk memonitor penyaluran LPG dan BBM kepada masyarakat” Jelas Subagjo.   Adapun beberapa langkah-langkah yang disiapkan oleh Pertamina Marketing Operation Reg IV dalam menjamin kelancaran distribusi LPG dan BBM adalah sbb:   Sisi Domestic Gas (LPG) Penambahan Stock LPG 3Kg sebanyak  6% (882.704 Tbg/Hr) dari kebutuhan normal  harian pada bulan Juni (awal Ramadan) dan 12% (933.953 Tbg/Hr) pada bulan Juli dari konsumsi rata-rata normal harian sebesar  833.887 Tabung/hari. Hingga Mei 2014 penyaluran LPG 3Kg di wilayah MOR IV mencapai 108.328.980 tabung atau mengalami peningkatan 15% dibandingkan periode yang sama di tahun 2013. Sejak bulan Desember 2013 Pertamina telah menerapkan SIMOL3K atau sistem monitoring LPG 3Kg untuk monitoring penggunaan LPG 3Kg bagi yang berhak.   Pertamina kembali mengingatkan bahwa LPG 3Kg bersubsidi sesuai dengan Peraturan MEnteri ESDM No. 26/2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Liquefied Petroleum  Gas bahwa LPG tertentu (LPG 3Kg) diperuntukkan bagi rumah tangga dengan belanja bulanan maksimal 1,5 juta rupiah dan usaha mikro, yakni usaha dengan modal kurang dari 50 juta dan omset kurang dari 300 juta per tahun.   Sisi BBM Retail: 1.    Mempertahankan ketersediaan stok BBM pada posisi aman dengan menambah 40% hingga 45 % pasokan Premium dan 27% pasokan Solar dari rata-rata konsumsi normal harian (Premium: 9.905 KL dan Solar: 5.274 KL). 2.    Hingga Mei 2014 penyaluran BBM Premium di wilayah MOR IV mencapai 37.7% dari total kuota yang diberikan oleh BPH Migas terhadap Pertamina di wilayah MOR IV. Sedangkan untuk Solar, mencapai 40.6% dari total Kuota. 3.    Untuk memberikan alternatif BBM bagi pengendara, Pertamina juga menambah pasokan BBM Non Subsidi (PERTAMAX) sebesar 175% atau sebesar 440 KL dari normal sebesar 160 KL 4.    Terus meningkatkan ketersediaan BBM Non Subsididi wilayah MOR IV. Hingga saat ini terdapat 615 SPBU yang menyediakan BBM Non Subsidi di wiayah MOR IV.     Subagjo Hari Moeljanto menekankan bahwa Pertamina senantiasa berupaya untuk dapat melayani kebutuhan LPG khususnya LPG 3 KG dan BBM bagi masyarakat agar dapat melaksanakan ibadah Puasa 1435 H dengan lancar dan khidmat.   Sebagai upaya pelayanan LPG dan BBM yang terbaik, diharapkan partisipasi aktif dari masyarakat. Apabila terjadi kendala dan hambatan distribusi BBM dan LPG, informasi dapat disampaikan melalui CONTACT PERTAMINA 500-000 (atau via HP di nomor 024 500000) atau melalui sms di 08159500000.ataupun email : pcc@pertamina.com. Terima Kasih

Sabtu, 04 Januari 2014

Pertamina Jamin Ketersediaan Stok dan Siapkan Sanksi Tegas Agar Harga LPG Tidak Bergejolak.

Pertamina Jamin Ketersediaan Stok dan Siapkan Sanksi Tegas Agar Harga LPG Tidak Bergejolak. Semarang, 4 Januari 2014 - PT Pertamina (Persero) menyiapkan langkah-langkah strategis untuk memastikan agar tidak terjadi gejolak harga Elpiji non subsidi kemasan 12kg di masyarakat. Setelah melaksanakan rapat dengan Pemerintah dan kordinasi internal dengan seluruh region Pemasaran hari ini, Pertamina mengatakan bahwa perusahaan akan memastikan agar harga Elpiji non subsidi kemasan 12kg di konsumen tidak bergejolak yang dapat merugikan masyarakat. Sebagai wujud konkret dari langkah tersebut, Pertamina akan memasang spanduk yang berisi ketetapan harga di seluruh agen resmi perusahaan. Selain itu, Pertamina akan mengoptimalkan SPBU-SPBU dan modern outlet sebagai tempat penjualan Elpiji 12kg dengan harga sekitar Rp4000/tabung di atas harga agen. Masyarakat juga dapat melihat daftar harga di agen melalui link website resmi perusahaanhttp://www. pertamina.com/news-room/info-pertamina/ Untuk agen yang terbukti menjual di atas harga yang telah ditetapkan, Pertamina telah menyiapkan sanksi tegas tidak lagi berupa skorsing namun langsung Pencabutan Izin sebagai Lembaga Penyalur atau Langsung Pemutusan Hubungan Usaha (PHU). Pertamina juga secara pro aktif akan melakukan kegiatan market intelligent untuk pengecekan harga ke agen-agen. Hal ini akan dilakukan dengan melakukan sidak / pengecekan langsung di lapangan. Pertamina selain Menjamin Ketersediaan Stok LPG 12Kg dan juga Stok LPG 3Kg di masyarakat, juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk dapat turut mengawasi dan melaporkan apabila mengetahui adanya lembaga penyalur yang menjual LPG 12Kg dengan harga diatas / lebih tinggi dr harga yang telah ditentukan / batas kewajaran. Apabila masyarakat menemukan hal-hal di luar ketentuan tersebut dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center 500000, sms 08159500000, atau pcc@pertamina.com. Terhitung mulai 1 Januari 2014 pukul 00.00 Pertamina menyesuaikan harga Elpiji non subsidi kemasan 12kg sebagai aksi korporasi perusahaan. Penyesuaian harga tersebut dilakukan untuk pertama kalinya sejak Oktober 2009, menyusul kerugian bisnis elpiji non subsidi kemasan 12kg yang telah mencapai Rp22 triliun dalam enam tahun terakhir.

Jumat, 03 Januari 2014

Media Contact
Ali Mundakir VP Corporate Communication 0811939442
amundakir@pertamina.com

Pertamina Siapkan Langkah Antisipasi Untuk Redam Gejolak Harga Elpiji

JAKARTA, 3 Januari 2014 - PT Pertamina (Persero) menyiapkan langkah-langkah strategis untuk memastikan agar tidak terjadi gejolak harga Elpiji non subsidi kemasan 12kg di masyarakat. Vice President Corporate Pertamina mengatakan bahwa perusahaan akan memastikan agar harga Elpiji non subsidi kemasan 12kg di konsumen tidak bergejolak yang dapat merugikan masyarakat. Sebagai wujud konkret dari langkah tersebut, Pertamina akan memasang spanduk yang berisi ketetapan harga di seluruh agen resmi perusahaan. Selain itu, Pertamina akan mengoptimalkan SPBU-SPBU dan modern outlet sebagai tempat penjualan Elpiji 12kg dengan harga sekitar Rp4000/tabung di atas harga agen. Masyarakat juga dapat melihat daftar harga di agen melalui link website resmi perusahaanhttp://www. pertamina.com/news-room/info-pertamina/ Untuk agen yang terbukti menjual di atas harga yang telah ditetapkan, Pertamina telah menyiapkan sanksi tegas berupa skorsing pasokan selama 3 bulan hingga pemutusan hubungan usaha. Pertamina juga secara pro aktif akan melakukan kegiatan market intelligent untuk pengecekan harga ke agen-agen. Apabila masyarakat menemukan hal-hal di luar ketentuan tersebut dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center 500000, sms 08159500000, atau pcc@pertamina.com. Terhitung mulai 1 Januari 2014 pukul 00.00 Pertamina menyesuaikan harga Elpiji non subsidi kemasan 12kg sebagai aksi korporasi perusahaan. Penyesuaian harga tersebut dilakukan untuk pertama kalinya sejak Oktober 2009, menyusul kerugian bisnis elpiji non subsidi kemasan 12kg yang telah mencapai Rp22 triliun dalam enam tahun terakhir.
Media Contact
Ali Mundakir VP Corporate Communication 0811939442
amundakir@pertamina.com

Pertamina Siapkan Langkah Antisipasi Untuk Redam Gejolak Harga Elpiji

JAKARTA, 3 Januari 2014 - PT Pertamina (Persero) menyiapkan langkah-langkah strategis untuk memastikan agar tidak terjadi gejolak harga Elpiji non subsidi kemasan 12kg di masyarakat. Vice President Corporate Pertamina mengatakan bahwa perusahaan akan memastikan agar harga Elpiji non subsidi kemasan 12kg di konsumen tidak bergejolak yang dapat merugikan masyarakat. Sebagai wujud konkret dari langkah tersebut, Pertamina akan memasang spanduk yang berisi ketetapan harga di seluruh agen resmi perusahaan. Selain itu, Pertamina akan mengoptimalkan SPBU-SPBU dan modern outlet sebagai tempat penjualan Elpiji 12kg dengan harga sekitar Rp4000/tabung di atas harga agen. Masyarakat juga dapat melihat daftar harga di agen melalui link website resmi perusahaanhttp://www. pertamina.com/news-room/info-pertamina/ Untuk agen yang terbukti menjual di atas harga yang telah ditetapkan, Pertamina telah menyiapkan sanksi tegas berupa skorsing pasokan selama 3 bulan hingga pemutusan hubungan usaha. Pertamina juga secara pro aktif akan melakukan kegiatan market intelligent untuk pengecekan harga ke agen-agen. Apabila masyarakat menemukan hal-hal di luar ketentuan tersebut dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center 500000, sms 08159500000, atau pcc@pertamina.com. Terhitung mulai 1 Januari 2014 pukul 00.00 Pertamina menyesuaikan harga Elpiji non subsidi kemasan 12kg sebagai aksi korporasi perusahaan. Penyesuaian harga tersebut dilakukan untuk pertama kalinya sejak Oktober 2009, menyusul kerugian bisnis elpiji non subsidi kemasan 12kg yang telah mencapai Rp22 triliun dalam enam tahun terakhir.

pertamina antisipasi redam gejolak harga LPG

Media Contact Ali Mundakir VP Corporate Communication 0811939442 amundakir@pertamina.com Pertamina Siapkan Langkah Antisipasi Untuk Redam Gejolak Harga Elpiji JAKARTA, 3 Januari 2014 - PT Pertamina (Persero) menyiapkan langkah-langkah strategis untuk memastikan agar tidak terjadi gejolak harga Elpiji non subsidi kemasan 12kg di masyarakat. Vice President Corporate Pertamina mengatakan bahwa perusahaan akan memastikan agar harga Elpiji non subsidi kemasan 12kg di konsumen tidak bergejolak yang dapat merugikan masyarakat. Sebagai wujud konkret dari langkah tersebut, Pertamina akan memasang spanduk yang berisi ketetapan harga di seluruh agen resmi perusahaan. Selain itu, Pertamina akan mengoptimalkan SPBU-SPBU dan modern outlet sebagai tempat penjualan Elpiji 12kg dengan harga sekitar Rp4000/tabung di atas harga agen. Masyarakat juga dapat melihat daftar harga di agen melalui link website resmi perusahaanhttp://www. pertamina.com/news-room/info-pertamina/ Untuk agen yang terbukti menjual di atas harga yang telah ditetapkan, Pertamina telah menyiapkan sanksi tegas berupa skorsing pasokan selama 3 bulan hingga pemutusan hubungan usaha. Pertamina juga secara pro aktif akan melakukan kegiatan market intelligent untuk pengecekan harga ke agen-agen. Apabila masyarakat menemukan hal-hal di luar ketentuan tersebut dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center 500000, sms 08159500000, atau pcc@pertamina.com. Terhitung mulai 1 Januari 2014 pukul 00.00 Pertamina menyesuaikan harga Elpiji non subsidi kemasan 12kg sebagai aksi korporasi perusahaan. Penyesuaian harga tersebut dilakukan untuk pertama kalinya sejak Oktober 2009, menyusul kerugian bisnis elpiji non subsidi kemasan 12kg yang telah mencapai Rp22 triliun dalam enam tahun terakhir.

pertamina antisipasi redam gejolak harga LPG

Media Contact Ali Mundakir VP Corporate Communication 0811939442 amundakir@pertamina.com Pertamina Siapkan Langkah Antisipasi Untuk Redam Gejolak Harga Elpiji JAKARTA, 3 Januari 2014 - PT Pertamina (Persero) menyiapkan langkah-langkah strategis untuk memastikan agar tidak terjadi gejolak harga Elpiji non subsidi kemasan 12kg di masyarakat. Vice President Corporate Pertamina mengatakan bahwa perusahaan akan memastikan agar harga Elpiji non subsidi kemasan 12kg di konsumen tidak bergejolak yang dapat merugikan masyarakat. Sebagai wujud konkret dari langkah tersebut, Pertamina akan memasang spanduk yang berisi ketetapan harga di seluruh agen resmi perusahaan. Selain itu, Pertamina akan mengoptimalkan SPBU-SPBU dan modern outlet sebagai tempat penjualan Elpiji 12kg dengan harga sekitar Rp4000/tabung di atas harga agen. Masyarakat juga dapat melihat daftar harga di agen melalui link website resmi perusahaanhttp://www. pertamina.com/news-room/info-pertamina/ Untuk agen yang terbukti menjual di atas harga yang telah ditetapkan, Pertamina telah menyiapkan sanksi tegas berupa skorsing pasokan selama 3 bulan hingga pemutusan hubungan usaha. Pertamina juga secara pro aktif akan melakukan kegiatan market intelligent untuk pengecekan harga ke agen-agen. Apabila masyarakat menemukan hal-hal di luar ketentuan tersebut dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center 500000, sms 08159500000, atau pcc@pertamina.com. Terhitung mulai 1 Januari 2014 pukul 00.00 Pertamina menyesuaikan harga Elpiji non subsidi kemasan 12kg sebagai aksi korporasi perusahaan. Penyesuaian harga tersebut dilakukan untuk pertama kalinya sejak Oktober 2009, menyusul kerugian bisnis elpiji non subsidi kemasan 12kg yang telah mencapai Rp22 triliun dalam enam tahun terakhir.

pertamina antisipasi redam gejolak harga LPG

Media Contact Ali Mundakir VP Corporate Communication 0811939442 amundakir@pertamina.com Pertamina Siapkan Langkah Antisipasi Untuk Redam Gejolak Harga Elpiji JAKARTA, 3 Januari 2014 - PT Pertamina (Persero) menyiapkan langkah-langkah strategis untuk memastikan agar tidak terjadi gejolak harga Elpiji non subsidi kemasan 12kg di masyarakat. Vice President Corporate Pertamina mengatakan bahwa perusahaan akan memastikan agar harga Elpiji non subsidi kemasan 12kg di konsumen tidak bergejolak yang dapat merugikan masyarakat. Sebagai wujud konkret dari langkah tersebut, Pertamina akan memasang spanduk yang berisi ketetapan harga di seluruh agen resmi perusahaan. Selain itu, Pertamina akan mengoptimalkan SPBU-SPBU dan modern outlet sebagai tempat penjualan Elpiji 12kg dengan harga sekitar Rp4000/tabung di atas harga agen. Masyarakat juga dapat melihat daftar harga di agen melalui link website resmi perusahaanhttp://www. pertamina.com/news-room/info-pertamina/ Untuk agen yang terbukti menjual di atas harga yang telah ditetapkan, Pertamina telah menyiapkan sanksi tegas berupa skorsing pasokan selama 3 bulan hingga pemutusan hubungan usaha. Pertamina juga secara pro aktif akan melakukan kegiatan market intelligent untuk pengecekan harga ke agen-agen. Apabila masyarakat menemukan hal-hal di luar ketentuan tersebut dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center 500000, sms 08159500000, atau pcc@pertamina.com. Terhitung mulai 1 Januari 2014 pukul 00.00 Pertamina menyesuaikan harga Elpiji non subsidi kemasan 12kg sebagai aksi korporasi perusahaan. Penyesuaian harga tersebut dilakukan untuk pertama kalinya sejak Oktober 2009, menyusul kerugian bisnis elpiji non subsidi kemasan 12kg yang telah mencapai Rp22 triliun dalam enam tahun terakhir.