Selasa, 06 Desember 2011

Pertamina Media Gathering 2011, Bangun Sinergi Bersama Media Sumbagsel












Pertamina Bangun Sinergi Bersama Media Sumbagsel, Gathering Media bertema Sinergi Untuk Energi Negeri

Pertamina sebagai BUMN terbesar dan bergerak disektor energi nasional yang menguasai hajat hidup rakyat tentunya tidak terlepas dengan sorotan publik. Hal ini membuat berbagai aktivitas maupun isu hangat yang menyangkut Pertamina selalu menarik untuk disimak, sehingga hampir tidak ada aktivitas Pertamina yang terlewatkan dari pemberitaan dimedia. Hal ini tentunya membuat Pertamina perlu membangun sinergi bersama dengan insan pers sehingga terjalin hubungan baik antara para pencari berita dan Pertamina dapat terus terjaga.
Hal ini diungkapkan GM Fuel Retail Marketing (FRM) Region II, Abdul Cholid saat membuka Media Gathering Pertamina Se-Sumatera Bagian Selatan, 28 November hingga 01 Desember 2011 di Bali. Kegiatan yang dilaksanakan FRM Region II untuk kedua kalinya ini mengangkat tema “Sinergi Untuk Energi Negeri” yang berkaitan dengan tema HUT Pertamina ke 54 “Energi Untuk Negeri”.
Kegiatan ini diikuti oleh 30 Jurnalis dari berbagai media cetak dan elektronik di lima Provinsi yakni, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Bengkulu dan Kepulauan Bangka Belitung. Sedangkan dari Pertamina turt hadir dalam kegiatan ini VP Corporate Communication, Muhammad Harun, GM FRM Region II Abdul Cholid, Manager Gasdom & Gas Product Chairul Afian Adin dan Sales Manager Region Industri dan Marine Sumbagsel Deny Djukardi serta Ast Man External Relation Roberth MV.
Abdul Cholid dalam sambutannya juga menyampaikan pentingnya peran pers dalam mendukung Pertamina untuk mencapai visinya yakni menjadi perusahaan energi nasional kelas dunia. “Media Gathering yang diadakan ini merupakan salah satu bentuk upaya dan komitmen i Pertamina untuk terus membangun sinergi dan membina hubungan baik yang terjalin antara Pertamina dan Insan Pers di Sumbagsel”.
Menurutnya Media Gathering ini diadakan dengan tujuan utama berbagi pengetahuan dan informasi tentang bisnis dan operasional Pertamina. Para jurnalis bisa memperoleh pengetahuan yang lebih advanced tentang Suplai dan Distribusi, BBM Retail, Pelumas, dan Gas Domestik. Di samping itu, forum diskusi juga menjadi wadah untuk meluruskan beberapa hal yang sering disalahpahamkan oleh masyarakat. Dalam beberapa hal, informasi pertama tentang pertamina yang kita peroleh berasal dari media. Selain itu, media massa telah membantu Pertamina menyebarluaskan informasi kepada masyarakat mengenai kinerja Pertamina seperti kerja keras mendistribusikan BBM ke seluruh pelosok, tranformasi SPBU hingga program-program pro rakyat dari Program kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) maupun Corporate Social Responsibility (CSR).
“Dengan adanya acara ini diharapakan nantinya akan ada keseimbangan serta pemahaman rekan-rekan pers terhadap Pertamina, sehingga berita yang dihasilkan tetap kreatif, inovatif, edukatif namun masih mengedepankan nilai-nilai kritikal. Itu lah cita-cita karya yang kita tunggu, sesuai tema kita ‘Sinergi Untuk Energi Negeri,” ungkapnya.
Dalam media gathering ini, para insan pers mendapatkan pengetahuan materi tentang kegiatan bisnis Pertamina yakni pola suplai dan distribusi, Gas Domestik, BBM retail dan Pelumas. Selain itu, para awak media yang setiap hari bergelut dengan deadline juga diajak refreshing sejenak dengan mengunjungi tempat wisata di Pulau Dewata seperti Rafling di kawasan Sungai Ayung, mengunjungi Istana Kerajaan Ubud, GWK, dan ditutup dengan Water Sport di Pantai Tanjung Benoa, serta ditutup dengan wisata belanja dan kuliner.
“Kita menyambut baik adanya kegiatan ini serta konsep acaranya, materi yang diberikan sangat kita butuhkan sebagai sumber referensi dan pemahaman kita kedepan dalam pemberitaan. Akibat kekurangpahaman selama ini, berita yang muncul menjadi terkesan menyudutkan. Saya berharap kegiatan ini dilakukan secara periodik sehingga informasi yang didapat selalu up to date,” ungkap Krismadi dari Koresponden Kompas.

Best regards,
Roberth MV

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar