Rabu, 25 Agustus 2010

Sambut Puasa dan Idul Fitri 1431 H, Pertamina Amankan Kebutuhan BBM & LPG

Sambut Puasa dan Idul Fitri 1431 H
Pertamina Amankan Kebutuhan BBM & LPG


Tanpa terasa kita segera menyambut Bulan Suci Ramadhan 1431 Hijriah yang dimulai pada awal bulan Agustus sampai dengan September saat kita merayakan Idul Fitri 1431 H nanti. PT Pertamina (PERSERO) Pemasaran Sumbagsel mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa kepada seluruh masyarakat Sumatera Bagian Selatan.
Adapun demi kelancaran dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan bulan suci menyambut hari kemenangan nantinya, Pertamina Pemasaran Sumbagsel telah menyiapkan berbagai strategi dan persiapan demi menjaga dan memberikan jaminan ketersediaan BBM maupun Gas LPG yang ada di wilayah kerjanya (meliputi 5 Propinsi : Sumatera Selatan,Jambi, Lampung, Bengkulu, dan Bangka Belitung).
Persiapan yang telah dilakukan oleh Pertamina Pemasaran Sumbagsel adalah sebagai berikut :

Dari Sisi Retail BBM :
1. Dibentuk SATGAS yang efektif mulai dari H-11 sampai H+15 efektif dari tanggal 30.08.10 smp 26.09.10 untuk setiap hari memantau perkembangan konsumsi BBM terutama di SPBU dan ketersediaan stok di Depot-Depot BBM Pertamina.
2. Berkordinasi dengan SPBU untuk memantau ketersediaan stok BBM di SPBU dan menerima laporan dan keluhan serta permintaan apabila terjadi indikasi lonjakan konsumsi BBM di SPBU dan menyebabkan stok kritis di SPBU. Pertamina meningkatkan Coverage Days BBM untuk Premium dari 5 hari dalam kondisi normal menjadi 8 hari dan untuk Solar dari 6 hari menjadi 8 hari di wilayah Sumbagsel.
3. Kenaikan konsumsi signifikan diprediksi akan terjadi di H-5 sampai H+5 dengan kenaikan berkisar antara 8-26 % dari konsumsi perharinya. Kenaikan drastis diprediksi terjadi di H-1 mencapai 46% dari konsumsi perhari total Sumbagsel.
4. Menghimbau dan meminta kepada Pihak Pengusaha SPBU untuk berkordinasi dengan Pihak Kepolisian dalam rangka meningkatkan keamanan di SPBU.
5. Menempatkan kantong BBM di SPBU yang rawan macet akibat arus mudik maupun arus balik.
6. Menghimbau dan meminta kepada SPBU untuk dapat beroperasi 24 jam terutama bagi SPBU yang ada di sepanjang jalur arus mudik dan arus balik nantinya agar masyarakat tidak kesulitan dalam mengisi BBM. Pertamina juga menunjuk SPBU Satgas yang beroperasi 24 jam yang juga sebagai SPBU Pasti Pas, menjual Pertamax, dan sebagai pelaksana program SPBU Posko Pembagian Takjil bagi masyarakat pemudik.
7. Berkordinasi dengan fungsi Suplai dan Distribusi (internal Pertamina) untuk lebih mengamankan dari sisi Suplai dan Distribusi BBM, termasuk untuk pengoptimalan Mobil Tangki dan Penambahan Armada Mobil Tangki BBM.
8. Memberikan informasi kepada masyarakat dimana titik-titik SPBU Pertamina Pasti Pas yang ada di sepanjag jalur mudik/balik agar masyarakat lebih nyaman dan memberikan pelayanan yang terbaik saat menempuh perjalanan dan mengisi BBM.
9. Apabila diperlukan Pertamina juga bersiap untuk mematangkan wacana untuk pola pelayanan kredit kepada SPBU demi terpenuhinya kebutuhan BBM di SPBU serta berkordinasi dengan Bank Persepsi Pertamina agar penyetoran penebusan BBM dapat tetap dilayani dengan baik.

Dari Sisi Suplai dan Distribusi :
1. Bergabung dengan Retail dalam hal penugasan SATGAS BBM dalam rangka Puasa dan Lebaran.
2. Menyiapkan strategi alih suplai dengan menggunakan mobil tanki apabila di disalah satu depot atau wilayah kerjanya mengalami penipisan stok BBM akibat peningkatan konsumsi yang signifikan. Diprediksi kenaikan cukup tinggi akan terjadi di wilayah Sumatera Selatan, Lampung, dan Jambi.
3. Saat ini sedang melakukan maintenance/perawatan service untuk kapal pengangkut BBM agar dapat beroperasi maksimal di perairan dan menambah daya dukung pengamanan angkutan BBM.
Jumlah Mobil Tangki :
1. Sumsel = Premium : 65 unit Solar = 45 Unit
2. Jambi = Premium : 20 Unit SOlar = 22 Unit
3. Bangka = Premium : 13 Unit Solar = 14 Unit
4. Bengkulu = Premium : 8 unit Solar = 5 Unit
6 Lampung = Premium : 39 Unit Solar = 25 unit
Untuk Kertapati ditambahkan 5 Unit X 16 KL untuk Premium dan 1 Unit berkapasitas 10 KL untuk Pertamax.
Untuk Lampung ditambahkan 4 X 32 KL Mengangkut Multi Produk

4. Apabila diperlukan melakukan penambahan pola angkut melalui mobil tanki untuk menambah kehandalan angkutan BBM via darat.
5. Dalam kondisi emergency, mobil tanki industri dapat dikerahkan untuk ikut mengangkut BBM bersubsidi demi kelancaran suplai BBM dan memberikan identitas Satgas Lebaran di Mobil Tangki serta menginfokannya kepada Kepolisian.
6. menerapkan Built Up Stock di depot-depot agar meningkatkan ketahanan stok BBM di depot.
7. Untuk saat ini ketahanan stok BBM rata-rata diatas 6 hari sehingga sangat aman untuk menjamin ketersediaan stok BBM pada saat puasa dan lebaran.
8. menambah jam kerja pelayanan di depot sampai malam hari apabila dibutuhkan untuk menyelesaikan pelayanan penyaluran BBM pada hari itu juga.
Dari Sisi Gas Domestik (Gas LPG) :
1. Stok LPG masih dapat memenuhi kebutuhan walaupun terjadi kenaikan konsumsi LPG yang diprediksikan sekitar 10%.
2. Menggunakan kendaraan / mobil G-Serve yang akan mobile dan meninjau langsung ke lokasi apabila terdapat laporan dari masyarakat adanya kelangkaan atau kesulitan dalam mendapatkan LPG.

Dari Sisi Kontribusi Non Teknis / Non Energi :
1. Pertamina telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan PMI Kota Palembang untuk bekerja sama dengan sistem pemberian bantuan melalui Corporate Social Responsibility (CSR) sekitar Rp. 318.000.000 (Tiga Ratus Delapan Belas Juta Rupiah) untuk menyelenggarakan lomba posko pertolongan pertama PMI Kota Palembang di 16 titik kecamatan di Kota Palembang dari H-5 sampai dengan H+5 yang diadakan sekaligus untuk mendukung Posko Ketupat Lebaran yang sudah ada.
2. Selain Lomba posko PMI, Pertamina juga memberikan bantuan berupa peralatan dan kelengkapan posko tersebut yang diserahkan untuk dikelola oleh PMI Kota Palembang berupa :
- 1 (satu) unit sepeda motor ambulans
- 32 (tiga puluh dua) unit valbed
- 16 (enam belas) unit tandu
- 320 (tiga ratus dua puluh) set rompi dan topi
- Persediaan obat-obatan
- Kebutuhan operasional dan perlengkapan posko selama 10 (sepuluh) hari.
Demikian beberapa strategi dan langkah-langkah antisipasif yang disiapkan oleh Pertamina dalam rangka mengamankan ketersediaan BBM menjelang puasa dan lebaran sesuai dengan Komitmen Pertamina dalam memberikan pelayanan yang maksimal dan mengutamakan kenyamanan masyarakat dalam menyambut hari Raya Idul Fitri 1431 H dan melakukan perjalanan menemui keluarga dan handai taulan di kampung halaman tanpa kesulitan untuk mendapatkan BBM.

Selamat menunaikan Ibadah Puasa..menyambut Hari Kemenangan 1431 H.


PT PERTAMINA (PERSERO)
Unit Pemasaran Sumbagsel
Ast.Man External Relation,


Roberth MV Dumatubun
Catatan : Data Statistik Terlampir (di halaman bawah).
Data Lampiran :
Sehubungan dengan jalur Mudik dan Frekuensi Penggunaan Lintas Sumatera dalam rangka melakukan perjalan mudik maupun arus balik, maka Pertamina Pemasaran Sumbagsel memfokuskan pada 3(tiga) Propinsi di sepanjang jalur tersebut yaitu Propinsi Jambi, Propinsi Sumatera Selatan, dan Propinsi Lampung.

Sehubungan dengan Konsumsi dan Prediksi kebutuhan BBM saat bulan puasa dan ramadhan, berikut kami sampaikan data realisasi dan prediksi konsumsi BBM di Wilayah Kerja Pertamina Pemasaran Sumbagsel.

BBM PREMIUM
Propinsi -Agustus 2010 (A) September 2010 (B) A vs B (+ / -)
Sumatera Selatan 58.045-- 58.953-- 5 %
Lampung 54.843-- 57.803-- 9 %
Jambi 29.503-- 34.262-- 20 %
Bengkulu 15.348-- 15.744-- 6 %
Bangka Belitung 18.973-- 19.270-- 5 %

BBM SOLAR
Propinsi -Agustus 2010 (A) September 2010 (B) A vs B (+ / -)
Sumatera Selatan 44.198-- 38.114-- minus 10 %
Lampung 38.725-- 32.653-- minus 12 %
Jambi 21.272-- 18.547-- minus 09 %
Bengkulu 5.893-- 5.195-- minus 08 %
Bangka Belitung 14.978-- 12.486-- minus 13 %

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar