Sedia payung sebelum hujan, lebih baik mencegah daripada mengobati. Paribahasa ini sangat sesuai untuk menggambarkan Pertamina Pemasaran Sumbagsel saat ini. Berkaca dari kejadian terbakarnya Depo BBM Pertamina Plumpang beberapa saat lalu, lantas tidak membuat Pertamina panik dan dirundung duka. Pertamina segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mempercepat penyelidikan dan tetap menjaga kelancaran distribusi BBM bagi masyarakat. Tidak hanya berfokus pada kasus Plumpang, Pertamina juga menginstruksikan untuk meningkatkan pengamanan dan pengawasan di seluruh area operasi Pertamina.
Pertamina Pemasaran Sumbagsel adalah salah satu unit pemasaran yang turut menindaklanjuti kebijakan tersebut dengan berbagai langkah antisipasif dan kordinasi dengan berbagai pihak terutama Kepolisian untuk bersama-sama menjaga aset vital negara di bidang migas.
3 Aspek utama yang menjadi perhatian Pertamina Pemasaran Sumbagsel adalah sebagai berikut :
1. Aspek Sekuriti, Pimpinan sekuriti dan jajarannya secara aktif senantiasa berkordinasi dengan sekuriti di depot-depot untuk meningkatkan pengawasan dan pelaporan keamanan.
- Surat resmi dan edaran kepada para kepala depot telah dikirimkan untuk menigkatkan kewaspadaan selain tetap menjaga kelancaran distribusi BBM.
- Berkordinasi secara internal dengan fungsi K3LL dan fungsi lain di dalam tim penanggulangan keadaan darurat yang ada di depot dan berkordinasi dengan pihak eksternal terkait terutama dengan pihak Kepolisian.
- Melakukan latihan rutin dan terprogram bekerja sama dengan Kepolisian dan latihan rutin penanganan keadaan darurat di dalam areal depot untuk menjaga kehandalan personel agar tidak panik dan cepat tanggap dalam keadaan apapun.
- Meningkatkan kontrol dan pengawasan dengan tingkat maksimal di daerah operasional Pertamina yang dianggap rawan.
- Contoh : Sebelum terjadi kasus Plumpang, Depot Kertapati Baru dan Lama di daerah Kramasan Kertapati telah dijaga oleh Satuan Brimob hasil kerjasama dengan Kepolisian.
2. Aspek K3LL (Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Lingkungan). Fungsi ini yang bertanggungjawab untuk masalah pencegahan dan penanganan apabila ada kejadian darurat seperti kebakaran misalnya.
- Memeriksa kembali walaupun secara rutin telah dilakukan terhadap peralatan safety baik yang bersifat aktif maupun pasif.
- Menerbitkan Memorandum / surat resmi ke seluruh depot untuk pengecekan ulang seluruh peralatan pemadaman (pompa, selang air, hydrant, grounding system, foam pourer (busa untuk memadamkan api) dan peralatan pendukung lainnya.
- Bersama kepala depot menandatangani prosedur baku penanganan keadaan darurat dan pelatihan serta fasilitas yang dibutuhkan untuk menjaga kehandalan aspek K3LL di depot (termasuk pengecekan rutin per 6(enam) bulan.
- Berkordinasi dengan fungsi sekuriti dan Kepolisian setempat serta dengan Dinas Pemadam Kebakaran.
- Selalu melaksanakan Safety Talk / memberikan pengertian dan penjelasan mengenai aspek K3LL baik secara internal maupun kepada pihak eksternal yang memasuki wilayah operasional Pertamina.
- Mengatur perijinan untuk keluar masuk baik orang maupun alat dan barang yang beraktivitas di dalam areal Depot BBM Pertamina (ijin masuk orang, ijin mobil tanki dan kelayakannya, alat pelindung diri,dsb).
- Setiap tahun melaksanakan Audit SMK3LL yang sampai saat ini hasilnya selalu positif dan menunjukkan bahwa seluruh personel tanggap akan aspek K3LL.
3. Aspek Suplai dan Distribusi, bertanggungjawab untuk menjaga kelancaran distribusi BBM di wilayah kerja Pemasaran Sumbagsel.
- Pertamina Pemasaran Sumbagsel memiliki beberapa alternatif penyuplaian BBM di wilayahnya yang dikenal dengan Pola RAE (Reguler, Alternative, dan Emergency).
- Pola pendistribusian BBM ini digunakan sesuai dengan kondisi yang ada di Pemasaran Sumbagsel. Reguler adalah pola suplai biasa yang selama ini dilaksanakan dari supplay point Kilang UP 3 Plaju. Untuk alternative dilaksanakan apabila kilang terkendala sehingga tidak bisa 100% menyuplai Pemasaran Sumbagsel, dan emergency apabila kilang sama sekali tidak bisa beroperasi, maka Pemasaran Sumbagsel kebutuhan BBMnya disuplai dari Kilang terdekat dan depot lain di luar wilayah Pemasaran Sumbagsel.
- Sampai saat ini terhambatnya operasional Depo Plumpang akibat terbakar tidak berpengaruh terhadap suplai BBM di wilayah Pemasaran Sumbagsel karena Kilang UP 3 Plaju tetap beroperasi seperti biasa dan suplai BBM di wilayah Sumbagsel diambil dari UP 3 Plaju dan bukan dari Depo Plumpang.
Pertamina dalam kesempatan ini menghimbau kepada masyarakat agar turut berperan serta melakukan pengawasan dan segera melaporkan kepada Kepolisian apabila menemui kejanggalan ataupun orang yang tidak dikenal yang sekiranya dapat membahayakan operasional Pertamina mengingat Pertamina adalah aset vital. Masyarakat Sumbagsel diminta untuk tidak resah dan was-was akan kesulitan untuk mendapatkan BBM sebab Pertamina Pemasaran Sumbagsel tetap berkomitmen serius dalam menyediakan kebutuhan BBM bagi masyarakat. Bersama Kita bisa..!!!
Selasa, 20 Januari 2009
Minggu, 18 Januari 2009
Realisasi LPG Sumsel Tahun 2008 & Estimasi 2009
TOTAL REALISASI PENYALURAN LPG WILAYAH KERJA PROPINSI SUMATERA SELATAN
Pertamina Gas Domestik yang bertanggungjawab untuk pendistribusian LPG di wilayah Propinsi Sumatera Selatan telah satu tahun memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam hal penyediaan kebutuhan masyarakat untuk LPG. Untuk tahun 2008 tercatat cukup banyak peningkatan yang terjadi dalam konsumsi LPG di wilayah Sumsel.
Pertamina melalui Unit Bisnis Gas Domestik berkomitmen penuh untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik dan pemenuhan kebutuhan LPG sehingga tidak terjadi kelangkaan dan masyarakat menjadi kesulitan untuk mendapatkan LPG.
Program Konversi Energi dari minyak tanah beralih ke LPG 3 kg yang dicanangkan Pemerintah dan ditugaskan kepada Pertamina sebagai pelaksana telah berjalan di Propinsi Sumatera dengan baik. Hal ini terbukti dari Kota Palembang yang sudah 100% terkonversi dan saat ini sedang berlangsung proses konversi di Kabupaten sekitar Kota Palembang dan sebagian kabupaten sudah close untuk pendistribusian paket konversi LPG 3 kg.
Ditargetkan didalam tahun berjalan tahun 2009 seluruh Propinsi Sumatera Selatan telah selesai dikonversi dan beralih kepada Propinsi lain yang berdekatan dengan Sumsel untuk dikonversi.
Realisasi Tahun 2008 adalah :
Jenis Kemasan--------Total Tabung Yang Didistribusikan
3 KG------------------3.527.700
6 KG------------------------940
12 KG-----------------3.225.088
50 KG--------------------35.301
Sedangkan untuk Tahun 2009, estimasi kebutuhan LPG diperkirakan sekitar 124.951 Metrik Ton untuk satu tahun. Terima Kasih.
External Relation
Roberth MV Dumatubun
Pertamina Gas Domestik yang bertanggungjawab untuk pendistribusian LPG di wilayah Propinsi Sumatera Selatan telah satu tahun memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam hal penyediaan kebutuhan masyarakat untuk LPG. Untuk tahun 2008 tercatat cukup banyak peningkatan yang terjadi dalam konsumsi LPG di wilayah Sumsel.
Pertamina melalui Unit Bisnis Gas Domestik berkomitmen penuh untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik dan pemenuhan kebutuhan LPG sehingga tidak terjadi kelangkaan dan masyarakat menjadi kesulitan untuk mendapatkan LPG.
Program Konversi Energi dari minyak tanah beralih ke LPG 3 kg yang dicanangkan Pemerintah dan ditugaskan kepada Pertamina sebagai pelaksana telah berjalan di Propinsi Sumatera dengan baik. Hal ini terbukti dari Kota Palembang yang sudah 100% terkonversi dan saat ini sedang berlangsung proses konversi di Kabupaten sekitar Kota Palembang dan sebagian kabupaten sudah close untuk pendistribusian paket konversi LPG 3 kg.
Ditargetkan didalam tahun berjalan tahun 2009 seluruh Propinsi Sumatera Selatan telah selesai dikonversi dan beralih kepada Propinsi lain yang berdekatan dengan Sumsel untuk dikonversi.
Realisasi Tahun 2008 adalah :
Jenis Kemasan--------Total Tabung Yang Didistribusikan
3 KG------------------3.527.700
6 KG------------------------940
12 KG-----------------3.225.088
50 KG--------------------35.301
Sedangkan untuk Tahun 2009, estimasi kebutuhan LPG diperkirakan sekitar 124.951 Metrik Ton untuk satu tahun. Terima Kasih.
External Relation
Roberth MV Dumatubun
Sabtu, 17 Januari 2009
Harga Pertamax tetap di Rp.6.300,- per Liter..
Terhitung mulai tanggal 15 Januari 2009, Harga Pertamax tetap Rp.6.300,- per Liter
Seiring dengan perkembangan harga minyak mentah dunia yang tentu saja mempengaruhi harga keekonomian BBM di dalam negeri dan mengikuti kebijakan Pemerintah menurunkan Harga BBM bersubsidi, sampai saat ini Pertamina menetapkan bahwa harga jual eceran Bahan Bakar Khusus Jenis Pertamax terhitung mulai tanggal 15 Januari 2009 adalah Rp.6.300,- per liter.
Sebelumnya Pertamina menyampaikan terima kasih kepada masyarakat terutama masyarakat yang mengkonsumsi pertamax. Hal ini disebabkan saat penurunan harga BBM bersubsidi di SPBU, Pemerintah menginstruksikan kepada Pertamina agar sulai BBM di SPBU tetap terjamin dan tersedia serta lancar pendistribusiannya kepada masyarakat. Tentu saja Pertamina semaksimal mungkin berusaha untuk mewujudkan apa yang menjadi keinginan Pemerintah, sehingga seluruh mobil tanki yang biasanya mengangkut BBM digunakan semaksimal mungkin untuk mensupport ketersediaan BBM dan kelancaran pendistribusiannya sampai ke tingkat SPBU termasuk menggunakan mobil tanki pengangkut Pertamax.
Pertamax merupakan bahan bakar khusus yang dijual dengan harga keekonomian atau non subsidi dan biasanya dikonsumsi oleh pengguna kendaraan bermotor dengan spesifikasi tahun pembuatan diatas tahun 2000 dan atau jenis kendaraan mewah. Desain mesin atau karakteristik kendaraan jenis baru ini membutuhkan pembakaran yang lebih sempurna dan lebih ramah lingkungan untuk dapat digunakan kendaraan bermotor agar beroperasi secara lebih maksimal.
Pertamina terhitung mulai tanggal 16 januari 2009 pagi hari telah kembali menyalurkan Pertamax ke SPBU-SPBU secara normal kembali. Terima Kasih atas pengertian dan dukungan dari masyarakat pengguna Pertamax yang telah mendukung kebijakan Pemerintah dengan lebih mengutamakan ketersediaan BBM jenis Premium dan Solar di SPBU serta bersabar untuk penyaluran Pertamax.
Pertamina Pemasaran Sumbagsel
External Relation
Seiring dengan perkembangan harga minyak mentah dunia yang tentu saja mempengaruhi harga keekonomian BBM di dalam negeri dan mengikuti kebijakan Pemerintah menurunkan Harga BBM bersubsidi, sampai saat ini Pertamina menetapkan bahwa harga jual eceran Bahan Bakar Khusus Jenis Pertamax terhitung mulai tanggal 15 Januari 2009 adalah Rp.6.300,- per liter.
Sebelumnya Pertamina menyampaikan terima kasih kepada masyarakat terutama masyarakat yang mengkonsumsi pertamax. Hal ini disebabkan saat penurunan harga BBM bersubsidi di SPBU, Pemerintah menginstruksikan kepada Pertamina agar sulai BBM di SPBU tetap terjamin dan tersedia serta lancar pendistribusiannya kepada masyarakat. Tentu saja Pertamina semaksimal mungkin berusaha untuk mewujudkan apa yang menjadi keinginan Pemerintah, sehingga seluruh mobil tanki yang biasanya mengangkut BBM digunakan semaksimal mungkin untuk mensupport ketersediaan BBM dan kelancaran pendistribusiannya sampai ke tingkat SPBU termasuk menggunakan mobil tanki pengangkut Pertamax.
Pertamax merupakan bahan bakar khusus yang dijual dengan harga keekonomian atau non subsidi dan biasanya dikonsumsi oleh pengguna kendaraan bermotor dengan spesifikasi tahun pembuatan diatas tahun 2000 dan atau jenis kendaraan mewah. Desain mesin atau karakteristik kendaraan jenis baru ini membutuhkan pembakaran yang lebih sempurna dan lebih ramah lingkungan untuk dapat digunakan kendaraan bermotor agar beroperasi secara lebih maksimal.
Pertamina terhitung mulai tanggal 16 januari 2009 pagi hari telah kembali menyalurkan Pertamax ke SPBU-SPBU secara normal kembali. Terima Kasih atas pengertian dan dukungan dari masyarakat pengguna Pertamax yang telah mendukung kebijakan Pemerintah dengan lebih mengutamakan ketersediaan BBM jenis Premium dan Solar di SPBU serta bersabar untuk penyaluran Pertamax.
Pertamina Pemasaran Sumbagsel
External Relation
Jumat, 16 Januari 2009
LAPORAN TUTUP TAHUN 2008 PT PERTAMINA (PERSERO) PEMASARAN SUMBAGSEL
LAPORAN TUTUP TAHUN 2008
PT PERTAMINA (PERSERO) PEMASARAN SUMBAGSEL
Akhirnya tahun 2008 telah berlalu dan satu lagi kisah perjalanan Pertamina Pemasaran Sumbagsel dalam melayani distribusi BBM di tanah air telah dilalui dengan penuh kerja keras. Tanpa terasa dalam satu tahun pelayanan Pertamina telah mengalami berbagai situasi dan kondisi yang menuntut Pertamina untuk bekerja keras agar masyarakat dapat tetap mendapatkan BBM dengan baik.
Harga minyak mentah dunia yang perlahan beranjak naik dan menjadi mahal menempatkan Pertamina didalam posisi yang sulit sehingga Pemerintah harus menaikkan harga BBM Bersubsidi di SPBU. Namun kondisi perekonomian dunia kemudian kembali berubah drastis dengan goncangan krisis ekonomi global yang mempengaruhi hampir seluruh negara yang ada di dunia. Harga minyak mentah kembali mengalami penurunan, bahkan penurunan tersebut dinilai cukup drastis dan cukup jauh dari harga semula.
Keadaan ini sedikit membantu Pertamina dalam tugasnya memberikan pelayanan distribusi BBM bagi masyarakat di seluruh pelosok negeri. Namun penurunan harga minyak mentah dunia juga berimbas pada keuntungan atau pendapatan yang diterima oleh Pertamina. Sebab Pertamina juga melakukan bisnis di transaksi jual beli minyak mentah yang notabene harganya menjadi rendah dan tentu saja margin keuntungan dari bisnis tersebut juga turun.
Kembali Pemerintah didesak oleh rakyat agar menurunkan harga BBM yang sempat dinaikkan agar sesuai dengan persentasi penurunan harga minyak mentah dunia. Hal yang menjadi menarik adalah didalam satu tahun berjalan, masyarakat Indonesia telah mengalami pengalaman baik kenaikan harga BBM dan juga penurunan harga BBM Bersubsidi yang dijual di SPBU. Sungguh sebuah dinamika yang sangat menarik untuk dijadikan studi dan pembelajaran bagi kita semua.
Pertamina dengan segala daya dan upaya berusaha semaksimal mungkin untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik dalam mendistribusikan BBM dan menyediakan BBM yang cukup bagi masyrakat. Tak terasa satu tahun telah terlewati dan tahun 2008 telah ada dibelakang kita..saatnya kembali berbenah dan memperbaiki diri untuk menyiapkan strategi yang lebih matang sehingga Pertamna dapat tetap eksis menjadi tulang punggung negara dan masyarakat untuk memberikan kontribusi berupa deviden kepada Pemerintah dan mendistribusikan BBM kepada masyarakat.
Demikian kami sampaikan laporan akhir tahun mengenai BBM yang telah didistribusikan di wilayah Sumatera Bagian Selatan.
Untuk Wilayah Kerja Pertamina Pemasaran Sumbagsel (Dalam KL)
PRODUK-------Total-----------Dalam%---------Selisih %------Rata2/Bln
Premium 1.626.068-----115.6------------15.6------------162.607
Kerosene 569.440------89.8-------------(-10.2)----------56.944
Solar 1.232.119------106.5------------6.5-------------123.212
Total 3.427.627------107.2------------7.2--------------342.763
Untuk Wilayah Jambi di Tahun 2008 (Dalam KL)
Produk-------Total-----------Dalam %-----------Selisih %
Premium 241.980--------113.6---------------13.6
Kerosene 77.475----------95.6----------------(-4.4)
Solar 193.467---------112.4---------------12.4
Total 512.952---------110.0---------------10.0
Untuk Wilayah Sumsel di Tahun 2008 (Dalam KL)
Produk-------Total------------Dalam %----------Selisih %
Premium 551.445-------115.3--------------15.3
Kerosene 188.565--------76.8---------------(-23.2)
Solar 426.156--------109.3--------------9.3
Total 1.166.166------104.7--------------4.7
Untuk Wilayah Bengkulu di Tahun 2008 (Dalam KL)
PRODUK-----------Total------------Dalam %------------Selisih %
Premium 135.834---------118.1----------------18.1
Kerosene 41.710-----------100.2----------------0.2
Solar 54.679-----------113.8----------------13.8
Total 232.223----------113.5----------------13.5
Untuk Wilayah Bangka Belitung di Tahun 2008 (Dalam KL)
PRODUK------------Total-------------Dalam %-------------Selisih %
Premium 178.946--------116.8------------------16.8
Kerosene 38.285---------92.8--------------------(-7.2)
Solar 152.030--------84.0-------------------(-16.0)
Total 369.261--------98.4--------------------(-1.6)
Untuk Wilayah Lampung di Tahun 2008 (Dalam KL)
PRODUK---------Total------------Dalam %----------Selisih %
Premium 517.863--------115.7--------------15.7
Kerosene 223.405---------99.4---------------(-0.6)
Solar 405.757---------110.8--------------10.8
Total 1.147.025-------110.4--------------10.4
PT PERTAMINA (PERSERO) PEMASARAN SUMBAGSEL
Akhirnya tahun 2008 telah berlalu dan satu lagi kisah perjalanan Pertamina Pemasaran Sumbagsel dalam melayani distribusi BBM di tanah air telah dilalui dengan penuh kerja keras. Tanpa terasa dalam satu tahun pelayanan Pertamina telah mengalami berbagai situasi dan kondisi yang menuntut Pertamina untuk bekerja keras agar masyarakat dapat tetap mendapatkan BBM dengan baik.
Harga minyak mentah dunia yang perlahan beranjak naik dan menjadi mahal menempatkan Pertamina didalam posisi yang sulit sehingga Pemerintah harus menaikkan harga BBM Bersubsidi di SPBU. Namun kondisi perekonomian dunia kemudian kembali berubah drastis dengan goncangan krisis ekonomi global yang mempengaruhi hampir seluruh negara yang ada di dunia. Harga minyak mentah kembali mengalami penurunan, bahkan penurunan tersebut dinilai cukup drastis dan cukup jauh dari harga semula.
Keadaan ini sedikit membantu Pertamina dalam tugasnya memberikan pelayanan distribusi BBM bagi masyarakat di seluruh pelosok negeri. Namun penurunan harga minyak mentah dunia juga berimbas pada keuntungan atau pendapatan yang diterima oleh Pertamina. Sebab Pertamina juga melakukan bisnis di transaksi jual beli minyak mentah yang notabene harganya menjadi rendah dan tentu saja margin keuntungan dari bisnis tersebut juga turun.
Kembali Pemerintah didesak oleh rakyat agar menurunkan harga BBM yang sempat dinaikkan agar sesuai dengan persentasi penurunan harga minyak mentah dunia. Hal yang menjadi menarik adalah didalam satu tahun berjalan, masyarakat Indonesia telah mengalami pengalaman baik kenaikan harga BBM dan juga penurunan harga BBM Bersubsidi yang dijual di SPBU. Sungguh sebuah dinamika yang sangat menarik untuk dijadikan studi dan pembelajaran bagi kita semua.
Pertamina dengan segala daya dan upaya berusaha semaksimal mungkin untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik dalam mendistribusikan BBM dan menyediakan BBM yang cukup bagi masyrakat. Tak terasa satu tahun telah terlewati dan tahun 2008 telah ada dibelakang kita..saatnya kembali berbenah dan memperbaiki diri untuk menyiapkan strategi yang lebih matang sehingga Pertamna dapat tetap eksis menjadi tulang punggung negara dan masyarakat untuk memberikan kontribusi berupa deviden kepada Pemerintah dan mendistribusikan BBM kepada masyarakat.
Demikian kami sampaikan laporan akhir tahun mengenai BBM yang telah didistribusikan di wilayah Sumatera Bagian Selatan.
Untuk Wilayah Kerja Pertamina Pemasaran Sumbagsel (Dalam KL)
PRODUK-------Total-----------Dalam%---------Selisih %------Rata2/Bln
Premium 1.626.068-----115.6------------15.6------------162.607
Kerosene 569.440------89.8-------------(-10.2)----------56.944
Solar 1.232.119------106.5------------6.5-------------123.212
Total 3.427.627------107.2------------7.2--------------342.763
Untuk Wilayah Jambi di Tahun 2008 (Dalam KL)
Produk-------Total-----------Dalam %-----------Selisih %
Premium 241.980--------113.6---------------13.6
Kerosene 77.475----------95.6----------------(-4.4)
Solar 193.467---------112.4---------------12.4
Total 512.952---------110.0---------------10.0
Untuk Wilayah Sumsel di Tahun 2008 (Dalam KL)
Produk-------Total------------Dalam %----------Selisih %
Premium 551.445-------115.3--------------15.3
Kerosene 188.565--------76.8---------------(-23.2)
Solar 426.156--------109.3--------------9.3
Total 1.166.166------104.7--------------4.7
Untuk Wilayah Bengkulu di Tahun 2008 (Dalam KL)
PRODUK-----------Total------------Dalam %------------Selisih %
Premium 135.834---------118.1----------------18.1
Kerosene 41.710-----------100.2----------------0.2
Solar 54.679-----------113.8----------------13.8
Total 232.223----------113.5----------------13.5
Untuk Wilayah Bangka Belitung di Tahun 2008 (Dalam KL)
PRODUK------------Total-------------Dalam %-------------Selisih %
Premium 178.946--------116.8------------------16.8
Kerosene 38.285---------92.8--------------------(-7.2)
Solar 152.030--------84.0-------------------(-16.0)
Total 369.261--------98.4--------------------(-1.6)
Untuk Wilayah Lampung di Tahun 2008 (Dalam KL)
PRODUK---------Total------------Dalam %----------Selisih %
Premium 517.863--------115.7--------------15.7
Kerosene 223.405---------99.4---------------(-0.6)
Solar 405.757---------110.8--------------10.8
Total 1.147.025-------110.4--------------10.4
Kamis, 15 Januari 2009
Uhukk..Uhukk..Sepandai Pandai Tupai Melompat Akhirnya Jatuh Juga..
Setelah segala macem vitamin diminum..olahraga dari mulai jogging sampe futsal yang bikin ngos-ngosan..tetep ga bisa membendung datangnya penyakit akibat kecapaian dan keseringan begadang..Penurunan BBM tidak hanya berdampak pada turunnya Tarif Dasar Listrik, Ongkos Angkutan, dan Harga Sembako..tapi juga turunnya stamina dan ketahanan tubuh nihh...adooohhh...pagi-pagi bangun berat banget rasanya..kepala cenut-cenut..idung kalo gak buntu ya ingusan..huuaahhh...BBM...BBM...kejamnya dirimu...Uhukk..Uhukk..wahh..Udah dahh..batuk pilek nihh..Kacauuu....
Rabu, 14 Januari 2009
MASALAH adalah TANTANGAN tuk Maju...
Bila anda menganggap masalah sebagai beban, anda mungkin akan menghindarinya. Bila anda menganggap masalah sebagai tantangan, anda mungkin akan menghadapinya. Namun, masalah adalah hadiah yang dapat anda terima dengan suka cita. Dengan pandangan tajam, anda melihat keberhasilan dibalik setiap masalah.
Masalah adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi. Maka, hadapilah dan ubahlah menjadi kekuatan untuk sukses anda. Tanpa masalah, anda tak layak memasuki jalur keberhasilan. Bahkan hidup ini pun masalah, karena itu terimalah sebagai hadiah.
Hadiah terbesar yang dapat diberikan oleh induk elang pada anak-anaknya bukanlah serpihan-serpihan makanan pagi. Bukan pula, eraman hangat di malam-malam yang dingin. Namun, ketika mereka melempar anak-anak itu dari tebing yang tinggi. Detik pertama anak-anak elang itu menganggap induk mereka sungguh keterlaluan, menjerit ketakutan, matilah aku! Sesaat kemudian, bukan kematian yang kita terima, namun kesejatian diri sebagai elang, yaitu terbang. Bila anda tak berani mengatasi masalah, anda tak akan menjadi seseorang yang sejati.
Mutiara Kata :
Keberhasilan tidak diukur dengan apa yang telah anda raih, namun kegagalan yang telah anda hadapi, dan keberanian yang membuat anda tetap berjuang melawan rintangan yang bertubi-tubi.
Apa yang anda raih sekarang adalah hasil dari usaha-usaha kecil yang anda lakukan terus menerus. Keberhasilan bukan sesuatu yang turun begitu saja. Bila anda yakin pada tujuan dan jalan anda, maka anda harus memiliki ketekunan untuk berusaha. Ketekunan adalah kemampuan anda untuk bertahan di tengah tekanan yang dan kesulitan. Jangan hanya berhenti pada langkah pertama!
Yang memisahkan perahu dengan pantai harapan adalah topan badai, gelombang dan batu karang. Yang memisahkan anda dengan keberhasilan adalah masalah yang menantang. Disitulah tanda kesejatian teruji. Hakikatnya perahu adalah berlayar menembus segala rintangan. Hakikat diri anda adalah berkarya menemukan kebahagiaan.
Jangan terkecoh dengan keberhasilan seseorang. Di balik kejayaan selalu ada jalan panjang yang berisikan catatan perjauangan dan pengorbanan. Keringat dan kepayahan. Tak ada jalan pintas untuk sebuah kesuksesan. Bila anda terpesona pada kenyamanan yang diberikan oleh kesuksesan, anda bisa lupa dari keharusan untuk berupaya. Namun bila anda terkagum pada ketegaran seseoarang dalam berusaha, anda akan menyerap energi kekuatan, keberanian dan kesabaran. Tak ada harga diskon untuk sebuah keberhasilan. Ada harga yang harus dibayar untuk meraih keberhasilan itu. Berusahalah terus!
Mulailah dengan hal kecil, dan jangan berhenti. Bertumbuhlah, belajarlah, dan kembangkan pencapaian anda. Sukses bukan dicapai oleh orang yang memulai dengan hal yang besar, tetapi oleh orang yang memelihara momentumnya dalam waktu yang cukup panjang, hingga pekerjaannya menjadi karya besar.
Apapun yang anda lakukan, lakukanlah dengan kebaikan hati. Keberhasilan bukan semata-mata karena kekuatan otot dan ketajaman pikiran. Anda perlu bertindak dengan kelembutan hati. Sukses tidak selalu dibangun di atas upaya sendiri. Di balik semua pencapaian terselip pengorbanan orang lain. Hanya bila anda melakukannya dengan kebaikan hati, siapapun pasti rela berkorban untuk keberhasilan anda.
Seorang bijak berujar. "Bila busur anda patah dan anak panah penghabisan telah dilontarkan, tetaplah membidik. Bidiklah dengan seluruh hatimu." Semua tindakan anda bagaikan bumerang yang akan kembali pada anda. Bila anda melempar dengan baik, ia akan kembali dalam tangkapan anda. Namun, bila anda ceroboh melemparkannya, ia akan datang untuk melukai anda. Renungkan bagaimana tindakan anda sekarang ini. Lakukan segala semuanya dengan tulus dan penuh kasih sayang. Tiada yang lebih manis daripada memetik buah atas kebaikan yang anda lakukan.
Masalah adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi. Maka, hadapilah dan ubahlah menjadi kekuatan untuk sukses anda. Tanpa masalah, anda tak layak memasuki jalur keberhasilan. Bahkan hidup ini pun masalah, karena itu terimalah sebagai hadiah.
Hadiah terbesar yang dapat diberikan oleh induk elang pada anak-anaknya bukanlah serpihan-serpihan makanan pagi. Bukan pula, eraman hangat di malam-malam yang dingin. Namun, ketika mereka melempar anak-anak itu dari tebing yang tinggi. Detik pertama anak-anak elang itu menganggap induk mereka sungguh keterlaluan, menjerit ketakutan, matilah aku! Sesaat kemudian, bukan kematian yang kita terima, namun kesejatian diri sebagai elang, yaitu terbang. Bila anda tak berani mengatasi masalah, anda tak akan menjadi seseorang yang sejati.
Mutiara Kata :
Keberhasilan tidak diukur dengan apa yang telah anda raih, namun kegagalan yang telah anda hadapi, dan keberanian yang membuat anda tetap berjuang melawan rintangan yang bertubi-tubi.
Apa yang anda raih sekarang adalah hasil dari usaha-usaha kecil yang anda lakukan terus menerus. Keberhasilan bukan sesuatu yang turun begitu saja. Bila anda yakin pada tujuan dan jalan anda, maka anda harus memiliki ketekunan untuk berusaha. Ketekunan adalah kemampuan anda untuk bertahan di tengah tekanan yang dan kesulitan. Jangan hanya berhenti pada langkah pertama!
Yang memisahkan perahu dengan pantai harapan adalah topan badai, gelombang dan batu karang. Yang memisahkan anda dengan keberhasilan adalah masalah yang menantang. Disitulah tanda kesejatian teruji. Hakikatnya perahu adalah berlayar menembus segala rintangan. Hakikat diri anda adalah berkarya menemukan kebahagiaan.
Jangan terkecoh dengan keberhasilan seseorang. Di balik kejayaan selalu ada jalan panjang yang berisikan catatan perjauangan dan pengorbanan. Keringat dan kepayahan. Tak ada jalan pintas untuk sebuah kesuksesan. Bila anda terpesona pada kenyamanan yang diberikan oleh kesuksesan, anda bisa lupa dari keharusan untuk berupaya. Namun bila anda terkagum pada ketegaran seseoarang dalam berusaha, anda akan menyerap energi kekuatan, keberanian dan kesabaran. Tak ada harga diskon untuk sebuah keberhasilan. Ada harga yang harus dibayar untuk meraih keberhasilan itu. Berusahalah terus!
Mulailah dengan hal kecil, dan jangan berhenti. Bertumbuhlah, belajarlah, dan kembangkan pencapaian anda. Sukses bukan dicapai oleh orang yang memulai dengan hal yang besar, tetapi oleh orang yang memelihara momentumnya dalam waktu yang cukup panjang, hingga pekerjaannya menjadi karya besar.
Apapun yang anda lakukan, lakukanlah dengan kebaikan hati. Keberhasilan bukan semata-mata karena kekuatan otot dan ketajaman pikiran. Anda perlu bertindak dengan kelembutan hati. Sukses tidak selalu dibangun di atas upaya sendiri. Di balik semua pencapaian terselip pengorbanan orang lain. Hanya bila anda melakukannya dengan kebaikan hati, siapapun pasti rela berkorban untuk keberhasilan anda.
Seorang bijak berujar. "Bila busur anda patah dan anak panah penghabisan telah dilontarkan, tetaplah membidik. Bidiklah dengan seluruh hatimu." Semua tindakan anda bagaikan bumerang yang akan kembali pada anda. Bila anda melempar dengan baik, ia akan kembali dalam tangkapan anda. Namun, bila anda ceroboh melemparkannya, ia akan datang untuk melukai anda. Renungkan bagaimana tindakan anda sekarang ini. Lakukan segala semuanya dengan tulus dan penuh kasih sayang. Tiada yang lebih manis daripada memetik buah atas kebaikan yang anda lakukan.
Waktu untuk Bersyukur dan Berterima Kasih..
Syukur Alhamdulilah...
Pagi hari ini pukul 07.30 wib berdasarkan pantauan di lapangan dan monitoring dari sisi suplai dan distribusi dalam rangka penurunan harga BBM Bersubsidi jenis Premium dan Solar per tanggal 15 Januari 2o09 pukul 00.00 dinihari tidak ada kendala atau masalah yang berarti.
Masyarakat menanggapi penurunan harga dengan wajar dan memilih untuk membeli di pagi hari ini daripada harus sibuk mengantri di SPBU. Hal ini karena kondisi suplai aman dan pihak SPBU juga tidak menderita kerugian seperti beberapa waktu yang lalu. Sehingga tidak ada SPBU yang kekurangan stok maupun yang tidak melayani pembelian BBM atau tutup. Syukur Alhamdulilah..
Semua ini tidak akan terjadi apabila tidak ada saling percaya dan kerjasama yang solid baik dari pihak Pertamina, Hiswana Migas, Kepolisian, dan tentu saja Kawan-Kawan Pers yang senantiasa memberikan liputan yang turut memberikan rasa aman dan nyaman serta menghilangkan rasa was-was di masyarakat akan ketakutan kelangkaan BBM.
Untuk itu, secara terbuka saya mengucapkan Terima Kasih..yang sebesar-besarnya kepada Kepolisian, Hiswana Migas, dan special thanks to all my beloved Journalist..yang sudah turut mendukung dan menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif di masyarakat..
Well..last but not least..semoga kerjasama dalam bentuk kordinasi dan konfirmasi serta liputan dapat makin kita jalin dengan erat dan dipenuhi dengan nuansa kekeluargaan yang akrab dan bersahabat..
Best Regards,
Roberth Marchelino Verieza Dumatubun
Pagi hari ini pukul 07.30 wib berdasarkan pantauan di lapangan dan monitoring dari sisi suplai dan distribusi dalam rangka penurunan harga BBM Bersubsidi jenis Premium dan Solar per tanggal 15 Januari 2o09 pukul 00.00 dinihari tidak ada kendala atau masalah yang berarti.
Masyarakat menanggapi penurunan harga dengan wajar dan memilih untuk membeli di pagi hari ini daripada harus sibuk mengantri di SPBU. Hal ini karena kondisi suplai aman dan pihak SPBU juga tidak menderita kerugian seperti beberapa waktu yang lalu. Sehingga tidak ada SPBU yang kekurangan stok maupun yang tidak melayani pembelian BBM atau tutup. Syukur Alhamdulilah..
Semua ini tidak akan terjadi apabila tidak ada saling percaya dan kerjasama yang solid baik dari pihak Pertamina, Hiswana Migas, Kepolisian, dan tentu saja Kawan-Kawan Pers yang senantiasa memberikan liputan yang turut memberikan rasa aman dan nyaman serta menghilangkan rasa was-was di masyarakat akan ketakutan kelangkaan BBM.
Untuk itu, secara terbuka saya mengucapkan Terima Kasih..yang sebesar-besarnya kepada Kepolisian, Hiswana Migas, dan special thanks to all my beloved Journalist..yang sudah turut mendukung dan menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif di masyarakat..
Well..last but not least..semoga kerjasama dalam bentuk kordinasi dan konfirmasi serta liputan dapat makin kita jalin dengan erat dan dipenuhi dengan nuansa kekeluargaan yang akrab dan bersahabat..
Best Regards,
Roberth Marchelino Verieza Dumatubun
Langganan:
Postingan (Atom)